YAYASAN SALIB SUCI | Jawa Barat
 
 
 

 

 

 

 

 

 

 

 
 

 
 
 

 
Pricipal Schooling
19/01/2016
Admin

Principal Schooling diselenggarakan bagi seluruh Kepala Sekolah yang bernaung di Yayasan Salib Suci, Putera Nirmala dan Marga Asah Talenta pada tanggal 1-3 Juli 2015 di Hotel Bumi Makmur, Lembang. Peserta schooling berjumlah 69 orang. Hadir sebagai pembicara: Wakil Direktur Eksekutif Pastor S. Dany Sanusi, OSC, Tim Manajemen Yayasan, dan Tim dari Profesional dan Usahawan Katolik Keuskupan Bandung (PUKAT).

Pada acara pembukaan, Wakil Direktur Eksekutif Pastor S. Dany Sanusi, OSC, menegaskan bahwa pembentukan peserta didik di Yayasan tidak hanya menekankan pada tataran knowing semata, melainkan menyasar tataran being kemanusiaan itu sendiri. Knowing hanya mengandalkan pengajaran dan menekankan pada hasil. Otak peserta didik seolah seperti file komputer yang hanya berfungsi menampung informasi. Sementara being menyiapkan peserta didik untuk dilatih berpikir, membaca, berdialog, bertanya, dan akhirnya paham mengapa terjadinya sesuatu. Maka, peserta didik di Yayasan Salib Suci diharapkan agar sungguh-sungguh mendapatkan yang menghargai seni kehidupan dan keindahan ketimbang hanya berbicara soal materi, ataupun kekayaan duniawi semata. Peserta didik being lebih suka berbicara tentang riset, kecerdasan dan tampil percaya diri daripada bicara soal status dan jabatan.

Selain acara Pengukuhan Kepala Sekolah Baru, pelatihan menampilkan beberapa pemateri handal dan profesional di bidangnya. Enterpreneurship dan penerapannya di sekolah disampaikan oleh Pengurus PUKAT (Pusat Usahawan Katolik Keuskupan Bandung) di bawah pimpinan Bapak Robert Hadi dan Tim, sementara pengelolaan Bidang Pendidikan, SDM, Keuangan, Sarana-Prasarana, dan TI masing-masing oleh manager terkait. Pada kesempatan yang sama disampaikan juga materi tentang manajemen dan leadership oleh Bapak Theodorus Suardi bersama para Kepala Wilayah.

Para Kepala Sekolah diharapkan mampu menjadi pemimpin-pemimpin handal dan memiliki kemampuan melakukan planning, actuating, controlling dan evaluating secara tepat dan menghasilkan terobosan-terobosan baru dalam memimpin unit sekolah masing-masing. Yayasan berharap bahwa dengan Principal Schooling kali ini, para Kepala Sekolah juga mulai mengembangkan jiwa entrepreneurship dan leadership.

Kembali

DivKom 2005